Rani1991's Blog

Just another WordPress.com weblog

1. Contoh Penel…

1. Contoh Penelitian Ilmiah

BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1  Latar Belakang Masalah

Transportasi merupakan sarana bagi manusia untuk mencapai titik tertertentu atau untuk  memindahkan sesuatu dari satu tempat ketempat yang lain. Tidak dapat dipungkiri bahwa alat transportasi sangat membantu aktifitas manusia di seluruh dunia, tidak terkecuali di Indonesia yang menggunakan alat tranportasi untuk melakukan aktifitasnya, transportasi itu sendiri terbagi tiga, yaitu transportasi udara, laut dan darat. Transportasi udara merupakan transportasi yang memiliki tekhnologi lebih canggih, tetapi dalam penggunaannya mempunyai keterbatasan karena transportasi udara dikhususkan untuk rute antar kota, pulau dan negara. Indonesia adalah negara kepulauan, maka masyarakat pun banyak menggunakan transportasi antar pulau, seperti kapal laut, lain halnya dengan alat transportasi darat yang memiliki berbagai jenis seperti busway, angkutan kota, bajaj, ojek dan KRL.

Masyarakat di Indonesia menggunakan alat transortasi untuk melakukan aktifitas baik yang bekerja, kuliah, sekolah, ke pasar dll, semua itu tidak terhindar dari yang namanya transportasi yang khususnya di daerah Bogor. Masyarakat yang ingin beraktifitas dapat menggunakan alat transportasi ini untuk mencapai lokasi tujuan, alat transportasi yang dapat digunakan seperti, mobil, motor dan bis-bis yang tersedia di baranangsiang Bogor. Masyarakat dapat menggunakan alat transportasi ini, tetapi sering terjadinya kendala-kendala yang mengakibatkan masyarakat jenuh dengan transportasi tersebut, kendala yang sering terjadi misalnya, kemacetan dijalan raya atau bahkan di jalan tol, bis-bis yang berhenti dipinggir jalan untuk  mencari penumpang yang berakibatkan masyarakat terlambat untuk sampai ke tujuan, belum lagi harga bis yang cukup mahal atau harga bensin bagi berkendaraan pribadi yang cukup menguras saku masyarakat, dalam hal ini masyarakat dapat menggunakan jasa KRL dengan waktu keberangkatan yang telah di tentukan PT.KAI biarpun terkadang terjadinya keterlambatan KRL, harga yang cukup murah dibandingkan kendaraan lain, waktu perjalanan yang cukup cepat bagi para pengguna jasa KRL.

KRL merupakan transportasi darat yang memiliki multi keunggulan antar lain, hemat lahan, bersahabat dengan lingkungan dan mampu mengangkut jumlah yang besar apalagi dalam pengoprasiannya. KRL merupakan salah satu alat transpotasi massal yang banyak digunakan oleh masyarakat, bahkan sebagian dari masyarakat berlangganan untuk menggunakan KRL dalam kehidupan sehari-hari, dengan banyaknya masyarakat yang berlangganan KRL maka semakin meningkat minat masyarakat dalam menggunakan jasa KRL, hal itu membuat PT.KAI harus meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas transportasi tersebut. KRL terbagi 2 yaitu KRL ekonomi dan KRL commuter line, KRL ekonomi merupakan KRL yang sudah cukup lama pemakainnya, kadang mesin KRL ekonomi sering mengalami kerusakan yang mengakibatkan terjadinya mogok ketika dalam perjalanan, adanya fasilitas yang rusak seperti pintu dan jendela yang tidak bisa ditutup kembali, sedangkan KRL commuter merupakan KRL yang memiliki fasilitas yang baik, jarang terjadinya kerusakan pada mesin tetapi memiliki harga yang cukup mahal di bandingkan KRL ekonomi.

Kualitas pelayanan merupakan suatu konsep yang abstrak dan sukar dipahami. Hal ini dikarenakan adanya empat karakteristik jasa yang unik membedakan jasa dengan barang (Kotler, 2000:76) yaitu Intangible (tidak berwujud), Inseparability (tidak terpisah antara produsen dan konsumen), Variability (outputnya tidak standard), Perishability (tidak dapat disimpan). Secara sederhana kualitas pelayanan dapat dinyatakan sebagai perbandingan antara layanan yang diharapkan pengguna jasa dengan layanan yang diterimanya. Ada dua faktor utama yang mempengaruhi kualitas layanan yaitu expected service dan perceived service yang menjelaskan bahwa apabila jasa yang diterima atau dirasakan sesuai dengan harapan, maka kualitas jasa dipersepsikan sebagai kualitas yang ideal, sedangkan jika jasa yang diterima lebih rendah dari pada kualitas yang diharapkan maka kualitas jasa dipersepsikan buruk.

Layanan adalah kegiatan yang diarahkan untuk memastikan bahwa produk ditangani atau diperbaiki untuk memperoleh kemampuan maksimal, sedangkan dukungan adalah derajat dan perluasan layanan kepada pengguna jasa yang terlihat dari tersedianya petunjuk dan pelatihan. Pengguna jasa yang merasa puas biasanya akan menceritakan kepuasannya tersebut kepada calon pengguna yang lain, sehingga perusahaan akan mendapatkan keuntungan dari kondisi itu, yaitu mendapatkan pelanggan yang loyal yang sekaligus membantu promosi perusahaan. Akan tetapi apabila pengguna jasa merasa tidak puas, maka pengguna jasa akan menceritakan pengalamannya yang mengecewakan tersebut kepada orang lain, sehingga akan memperburuk citra dan eksistensi perusahaan. Kualitas pelayanan yang baik merupakan satu hal yang sangat penting untuk meraih pasar. Kepuasan konsumen merupakan tingkat perasaan pengguna jasa setelah membandingkan kinerja (hasil) yang dirasakan dengan harapannya.

Masyarakat yang setia menggunakan KRL, masih banyak yang mengeluh mengenai pelayanan dan keterlambatan pada KRL yang mengakibatkan pengguna KRL semakin padat, terutama masuk jam sibuk, misalnya pagi pukul 6.30-8.00 tujuan Bogor-Jakarta atau sore pukul 4.00-6.30 dari Jakarta-Bogor, maka KRL menjadi penuh sehingga banyak masyarakat yang berdesak-desakan, terlambatnya keberangkatan KRL dan kadang terjadi KRL yang rusak yang berakibat mogoknya KRL. Hal itu sangat  disanyangkan  mengingat fungsi KRL yang sangat penting dan menjadi harapan sebagian masyarakat yang menggunakanya dan berbagai keluhan khususnya KRL ekonomi, seperti pencopetan dan pedagang asongan yang menggangu bahkan Penumpang KRL ekonomi sangat padat di saat jam sibuk, tidak jarang dari pengguna KRL berdesak-desakan bahkan saling mendorong satu sama lain untuk menaiki KRL ekonomi tersebut. Padahal PT KAI telah membuat kebijakan baru dengan menghapus KRL Ekspress menjadi KRL Commuter line untuk menghindari kepadatan di dalam KRL, menghindari adanya pengguna jasa yang naik di atas gerbong KRL ekonomi, dan KRL commuter line menyediakan 2 gerbong wanita, yaitu gerbong depan belakang untuk menghindari pelecehan seksual di dalam KRL. KRL Commuter line merupakan KRL yang baik dan nyaman yang memiliki fasilitas memadai seperti ac, tempat duduk yang bagus, pintu automatic dan menyediakan gerbong khusus wanita dengan harga yang cukup mahal. Pada saat jam sibuk KRL commuter line pun sama halnya dengan KRL ekonomi saling berdesak-desakan bahkan kadang pintu automatic sengaja dibuka oleh pengguna jasa KRL. KRL Commuter line juga berhenti disetiap stasiun, tetapi kebijakan ini masih belum terbilang sukses karna tidak berkurangnya penumpang KRL ekonomi yang naik di atas gerbong dan masih terjadinya keterlambatan KRL.

PT. KAI merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang jasa pelayanan angkutan darat yang seharusnya mengutamakan kualitas pelayanan, pengawasan di dalam KRL, dan fasilitas yang memadai agar para konsumen puas  terhadap jasa yang diberikan. Berdasarkan latar belakang di atas, penulis merasa tertarik untuk melakukan penelitian ilmiah dengan judul : “ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PENGGUNA JASA ATAS KUALITAS PELAYANAN PT KERETA API INDONESIA (RUTE BOGOR-JAKARTA KOTA)”

1.2 Rumusan dan Batasan Masalah

Berdasarkan dengan latar belakang diatas, penulis membatasi masalah yang akan dibahas untuk mengetahui masalah yang hendak diteliti diantaranya adalah :

1. Sejauh mana tingkat kepuasan pengguna jasa KRL berdasarkan kualitas pelayanan?

2. Langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan untuk meningkatkan kepuasan pengguna jasa KRL?

1.3 Batasan Masalah

Dalam penulisan ilmiah ini, penulis membatasi pokok permasalahannya tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap pelayanan PT.KAI pada dimensi Kehandalan ( Realibility), Daya Tanggap ( Responsivess ), Kepastian ( Assurance ), Empati ( Empathy ), Berwujud ( Tangible ).

1.4 Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut :

1. Untuk mengetahui dan menganalis tingkat pengguna jasa PT.KAI berdasarkan kualitas pelayanan.

2. Untuk mengetahui dan menganalisis tindakan atau langkah-langkah apa saja yang harus diambil oleh PT.KAI agar pengguna jasa merasa puas.

1.5 Manfaat Penelitian

Berdasarkan penelitian diatas manfaat yang dapat diperoleh adalah sebagai berikut :

1. Bagi PT.KAI

Hasil penelitian ini diharapkan memberikan motivasi bagi perusahaan jasa untuk dijadikan masukan dalam meningkatkan kualitas pelayanan, meningkatkan kinerja PT.KAI serta dapat berorentasi pada kepuasaan pengguna jasa

2. Bagi Peneliti

Bagi peneliti penelitian ini dapat digunakan untuk mengaplikasikan teori-teori yang sudah diperoleh selama perkulihan, pengalaman baru dengan melakukan observasi lansung, mewawancarai responden dengan menyebarkan kuesioner dan melihat perbandingan antara teori dan kenyataan.

3. Bagi akademis

penelitian ini dapat dijadikan sebagai acuan dalam penelitian karya ilmiah dan dapat menambah wawasan ilmu pengetahuan para pembaca, terutama bagi penulis dalam bidang manajemen sehingga dapat menerapkan ilmu yang didapat pada bangku perkuliahan

1.6 Metode Penelitian

1.61 Objek Penelitian

Objek penelitian yang digukan oleh penulis untuk diteliti adalah PT.KAI Jalan Kapten Muslihat, Bogor,Jawa Barat.

1.62 Data Variabel

Data yang dipergunakan penelitian ilmiah adalah data primer, yaitu data yang diperoleh langsung dari objek yang diteliti, dalam hal ini data diperoleh dari pengisian daftar pertanyaan (kuesioner) kepada 100 responden (pengguna jasa PT.KAI) dan data sekunder, yaitu data data yang diperoleh dari internet dan penelitian ilmiah sebelumnya.

1.63 Metode Pengumpulan Data Variabel

Metode pengumpulan data dan informasi yang dibutuhkan dalam penulisan ilmiah ini dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :

1. penelitian Lapangan

a. observasi

penulis mendatangi langsung ke lokasi penelitian untuk mendapatkan data yang diperlukan.

b. kuesioner

pengumpulan data primer dengan menyebarkan atau memberikan daftar pertanyaan kepada 100 responden berupa kuesioner untuk memperoleh data yang diperlukan.

            2. Penelitian Kepustakaan            

Penelitian yang dilakukan dengan cara mencari referensi buku-buku kuliah dan bacaan lainnya yang berhubungan dengan masalah yang dibahas seperti surat kabar, majalah, dll untuk menganalisa data yang diperoleh dilapangan. 

1.64 Alat Analisis yang Digunakan

Dalam penulisan ilmiah ini Alat analisis yang digunakan adalah metode chi square dengan pengujian hipotesis, mengenai perbandingan antara frekuensi observasi  yang benar-benar terjadi (fo) dengan frekuensi harapan (fe) yang berdasarkan frekuensi tertentu, dengan tolak ukur kualitas pelayanan yang diharapkan. Menurut Parasuraman dan kawan-kawan yang dikutip oleh Tjiptono (2005:70) terdapat lima dimensi untuk mengukur kualitas jasa, yaitu:

1. Bukti Langsung (Tangible), meliputi fasilitas fisik, perlengkapan, pegawai dan sarana komunikasi.

2. Keandalan (Reability), yakni kemampuan memberikan pelayanan yang dijanjikan segera, akurat dan memuaskan.

3. Daya Tanggap (Responsivenss), yaitu keinginan para staf dan karyawan untuk membantu para pelanggan dan memberikan pelayanan dengan tanggap.

4. Jaminan (Assurance), mencakup pengetahuan, kemampuan, kesopanan, dan sifat dapat dipercaya yang dimiliki para staf; bebas dari bahaya, resiko atau keragu-raguan.

5. Empati, meliputi kemudahan dalam melakukan hubungan, komunikasi yang baik, perhatian pribadi, dan memenuhi kebutuhan pelanggan

2. Pengertian Penelitian Ilmiah

Penelitian dan ilmu pengetahuan tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Penelitian ilmiah digunakan untuk kebutuhan ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan tidak akan berkembang bila tidak menggunakan riset ilmiah. 
Penelitian ilmiah kepada ilmu pengetahuan :
(1) meng-upgrade 
(2) membuat up to date dan canggih 
(3) diaplikasi untuk kebutuhan masyarakat
Ilmu pengetahuan berguna bagi riset ilmiah :
(1) masukan untuk memulai proses riset ilmiah baru 
(2) tahapan berpikir ilmiah. Peneliti mulai dengan:
a. Berpikir deduktif, yaitu mencoba berteori terhadap sebuah fakta atau fenomena sosial, melalui interpretasi, dalil, hukum dan teori
b. Hipotesis, dimana berpikir deduktif mengarah pada mencari jawaban logis terhadap masalah/apa yang menjadi perhatian dalam riset, dan jawaban ini merupakan jawaban sementara yang merupakan dasar dalam menjelaskan kemungkinan adanya hubungan antar gejala 
c. Pembuktian hipotesa, peneliti melakukan persiapan dengan menyediakan perangkat-perangkat penelitian yang terdiri dari : 
i.Metode penelitian: yaitu sebuah proses yang terdiri dari rangkaian tata cara pengumpulan data,
ii. Perekaman data di lapangan 
iii.Pengujian-pengujian hipotesis
iv. Proses analisa 
v. Membuat kesimpulan-kesimpulan induktif
Sikap yang diperlukan dalam penelitian :
a. Obyektif 
b. Faktual 
c. Terbuka terhadap saran dan kritik
d. Jujur 
e. Responsible (bertanggung jawab)
f. Skeptis, analitis, dan kritis
– skeptis: selalu menanyakan bukti/fakta yg dapat mendukung setiap pertanyaan
– analitis: selalu menganalisa setiap persoalan; penting-tidak; pokok-bukan; relevan-tidak 
– kritis: selalu berdasarkan pada logika, menimbang secara obyektif, dan akal sehat

Penelitian
Suatu kegiatan yang teratur terencana dan sistematis dalam mencari jawaban atas suatu persoalan. 
Setiap kegiatan penelitian pada dasarnya berisi : 
– pertanyaan yang diajukan, dan 
– jawaban atas pertanyaan itu
Unsur-unsur dalam setiap penelitian:
– adanya persoalan 
– sejumlah alternatif jawaban 
– pengumpulan dan penilaian data 
-penilaian data untuk mengarahkan kepada pilihan atas sejumlah alternatif jawaban tersebut
Suatu penelitian dikatakan ilmiah apabila pokok-pokok pikiran yang dikemukakan disimpulkan melalui suatu prosedur yang sistematis dengan mempergunakan pembuktian-pembuktian yang meyakinkan, yaitu :
(a) dengan mengajukan fakta-fakta yang diperoleh secara obyektif dan melalui proses pembuktian
(b) bukti-bukti tersebut didapatkan melalui penelitian yang teliti dan hati-hati 
Dalam tulisan ilmiah (hasil riset), merepresentasikan: 
– Wawasan dan penguasaan terhadap ilmu 
– Pemahaman terhadap sutau persoalan
– Ketajaman pikiran 
– Pandangan kritis 
– Cara berpikir 
– Keterampilan menyampaikan pikiran 
– Keterampilan menulis 
– Ketepatan pemilihan kata 
– Gaya bahasa, dll 

Metode Penelitian
Berdasarkan cara mendapatkan satuan data yang dikumpulkan, penelitian dapat dilakukan dengan 3 metode:
1. Sensus 
2. Survei 
3. Studi kasus 
Metode sensus
Menyelidiki setiap anggota atau setiap individu yang terdapat dalam populasinya
– Populasi adalah keseluruhan obyek (totality) yg dibatasi oleh kriteria tertentu
– Obyek bisa berbentuk:
♦ konkrit/bisa diraba (tangiable): kursi, kalimat 
♦ abstrak (intangiabel): motivasi kerja,sadar hukum
– Banyaknya obyek dalam populasi disebut ukuran populasi (population size), dilambangkan dengan N
– Besarnya ukuran populasi ini:
♦ bisa dihitung (countable)
♦ tidak terhitung (uncountable) 
– Berapapun besarnya ukuran populasi tapi masih bisa dihitung dinamakan populasi terhingga (finite population), tapi jika tidak bisa dihitung disebut (infinite population)
Metode survei Menyelidiki sebagian dari anggota populasi
– Masing-masing populasi memiliki ciri dan karakteristik tertentu
– Sebagian anggota popolasi yang diselidiki ini dinamakan sampel.
– Hasil dari menyelidiki sampel itu kemudian diambil kesimpulan (generalisasi) untuk populasinya.
– Dalam penelitian sosial/yang meneliti tingkah laku (behavior) biasanya digunakan metode survei, dan
populasinya adalah terhingga 
– Peneliti harus menentukan secara jelas populasi yang menjadi sasaran penelitiannya, yang disebut populasi
sasaran (target population) – Populasi sasaran nantinya akan menjadi cakupan kesimpulan penelitian (hanya berlaku untuk populasi sasaran). 
Studi kasus 
Penelitian yang dipusatkan hanya pada kasus tertentu yang dipilih dengan meneliti secara mendalam terhadap segala aspek yang tercakup di dalam kasus tersebut. 
– Kasus dapat berbentuk satu individu, satu lembaga/institusi, satu sistem, satu kelompok/golongan. 

– Kesimpulan yang dibuat hanya berlaku untuk kasus tesebut

April 6, 2012 - Posted by | Uncategorized

2 Comments »

  1. hai ranie… aku mely,wahh postingnya baguss. bisa jd masukan buat tugas akhir saya. boleh saya jadikan referensi gak skripsimu ini? saya minta contact kamu dong. makasihh🙂

    Comment by mely | April 22, 2012 | Reply

    • ini tugas penelitian ilmiah saya dikampus. kalau mau jadi referensi seh boleh aja🙂

      Comment by ranie tampubolon | April 29, 2012 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: